(Revisi Penting) Bagi Yang Ingin Belajar Di Dar Al-Hadits Ma’bar

Bagi Yang Ingin Belajar Di Dar Al-Hadits Ma’bar

بسم الله الرحمن الرحيم

Karena banyak sekali yang bertanya kepada kami bagaimana caranya untuk bisa belajar ke Dar Al-Hadits Ma’bar, maka kami kedepankan sajian ini sebelum Profil Ma’had Dar Al-Hadits Ma’bar 03.

Pertama, keutamaan yang paling tinggi pada masa yang penuh fitnah ini adalah menuntut ilmu, sehingga seseorang bisa menjaga dirinya dari keterjerumusan. Kepada siapapun yang sudah memiliki semangat untuk menuntut ilmu maka, pertama: bersyukurlah kita kepada Allah تعالى yang telah memberikan semangat yang baik dan jarang didapat ini, kedua: ahlan wa sahlan kepada antum yang mau belajar ke sini, semoga Allah تعالى memudahkan proses dan perjalanan antum ke sini, ketiga: kami hanya berpesan jangan sia-siakan semangat belajar ini, dan hendaknya kita belajar sebaik mungkin dimanapun tempat selama kepada sumber yang benar.

Kedua, bagi yang ingin belajar di Dar Al-Hadits Ma’bar maka Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam telah menentukan persayaratan yang harus dipenuhi bagi calon santri. Baik itu orang Yaman ataupun orang dari luar Yaman.

Perlu diketahui kenapa beliau memberikan persyaratan ini? Pertama: Karena zaman ini adalah zaman penuh fitnah. Kedua: Tidak sedikit orang yang ingin meruntuhkan dakwah ahlus sunnah dari dalam, dan tidak sedikit orang yang berusaha menyusup ke dalam ahlus sunnah untuk merusak ahlus sunnah dari dalam, demikian pula terkait Ma’had ini, tidak sedikit orang yang ingin menyusup dan mencemarkan keharuman nama Ma’had ini dengan berbagai pembenturan dan sebagainya.

Persyaratan bagi calon santri dari Yaman (sebagaimana beliau umumkan pada pelajaran umum):

  1. Harus memiliki indentitas yang jelas.
  2. Umur di atas 12 tahun. Kalau di bawah umur tersebut harus bersama walinya.
  3. Bukan bagian dari Hutsy (Rafidhah), bukan dari Al-Qa’idah (Jama’ah Jihad), tidak punya keterkaitan dengan Yayasan At-Turots, Abul Hasan Al-Ma’riby, Jami’ah Al-Iman (Az-Zindany), Markaz Da’wah (ِAl-Baidhany), bukan dari unsur-unsur yang tidak jelas dan membahayakan serta merugikan.
  4. Harus ada tazkiyah atau rekomendasi dari orang yang dikenal oleh Asy-Syaikh atau para guru di Ma’had ini. Asy-Syaikh kembali menegaskan bahwa tazkiyah ini harus tertulis.

Persyaratan bagi calon santri dari luar Yaman (sebagaimana beliau sampaikan khusus kepada kami -para santri asing-):

1. Harus memiliki indentitas yang jelas.

2. Bukan bagian dari Hutsy (Rafidhah), bukan dari Al-Qa’idah (Jama’ah Jihad), tidak punya keterkaitan dengan Yayasan At-Turots, Abul Hasan Al-Ma’riby, Jami’ah Al-Iman (Az-Zindany), Markaz Da’wah (Al-Baidhany), bukan dari unsur-unsur yang tidak jelas dan membahayakan serta merugikan.

3. Harus ada tazkiyah atau rekomendasi dari orang yang dikenal oleh Asy-Syaikh atau para guru di Ma’had ini.

Terkait orang dari Indonesia yang sudah di Yaman dan ingin ke Ma’bar maka rekomendasi diserahkan kepada beberapa orang dari kami, orang-orang yang sudah cukup lama di sini dan dikenal oleh Asy-Syaikh.

Adapun yang baru mau datang dari Indonesia maka tazkiyah dari salah satu du’at ahlus sunnah / salafy di Indonesia. Dan kami  sedikit banyak akan berhubungan dengan pihak-pihak terkait calon santri ini (entah di Indonesia entah di Yaman).

Selama dia datang membawa rekomendasi dari para du’at ahlus sunnah yang tidak terkait dengan pihak-pihak dalam no 2 maka itu cukup bagi kami dan bagi Asy-Syaikh.

Catatan penting: Rekemondasi tersebut ditegaskan kembali oleh Syaikh harus berbentuk tulisan. Dengan tanda tangan jelas dari pemberi tazkiyah. Dan kami sebagai orang-orang yang diberi amanah oleh Syaikh terkait hal ini, kami telah melakukan pertemuan dan sepakat bahwa tazkiyah tersebut selain harus bertanda tangan dan diberi nama pemberi tazkiyah, harus juga diberi nomor telepon pemberi tazkiyah. Hal ini untuk memudahkan kami klarifikasi dengan pemberi tazkiyah. Jangan sampai sudah terlanjur sampai sini tenyata Syaikh tidak menerima tazkiyah tersebut.

Asy-Syaikh menegaskan: “Hanya menerima dari salafiyin“.

Asy-Syaikh menjelaskan, bukannya beliau menghalangi atau mempersulit orang dari menuntut ilmu, namun ini semua untuk menghindari madharat yang akan menimpa dakwah ahlus sunnah.

Sebagai catatan, tidak jarang beliau mengeluarkan orang (terutama orang Yaman) karena beliau menilai keberadaannya di sini hanya membuat madharat. Beliau sangat ketat dan selektif, siapa yang niatnya sungguh-sungguh maka beliau akan memberikan perhatian yang besar dan akan betah di sini. Siapa yang niatnya hanya main-main maka dia akan merasa seperti terkekang di sini. Beliau sering berkata: “Di sini bukan tempat main-main buang-buang waktu atau membuat keributan, di sini tempat ilmu dan pembelajaran”.

Sebagai contoh: Para thulab yang berangkat dari pondok salafy bisa minta tazkiyah dari ustadznya, atau bukan santri tapi sering mengikuti kajiannya maka bisa meminta tazkiyah pada ustadz tersebut. Misal di Sulawesi bisa minta kepada Ustadz Dzulqarnain, Ustadz Adnan dan yang semisal keduanya, di Kalimantan bisa minta kepada Ustadz Askary dan semisalnya, Di Jatim bisa minta Ustadz Luqman,  Ustadz Afifuddin dan semisalnya, di Jateng bisa minta Ustadz Muhammad Sarbini, Ustadz Syafrudin dan semisalnya, di Jabar bisa minta Ustadz Muhammad As-Sewed dan semisalnya. Ini sekedar contoh, sebagaimana Syaikh sendiri menyebut sebagian nama dari nama-nama yang tercantum di atas. Secara singkat kami sebutkan : tazkiyah dari du’at salafiyin di Indonesia yang ada dari Sabang sampai Merauke. Dibuat secara tertulis diberi nama, tanda tangan dan nomor telepon pemberi tazkiyah.

Kami dan para pengurus visa sudah sepakat bahwa tazkiyah harus kami lihat dulu sebelum mulai diuruskan visanya. Kalau tidak masalah maka akan segera diuruskan, kalau ada masalah maka akan kami bicarakan dengan Syaikh. Beliau yang akan menentukan. Tazkiyah bisa discan kemudian diemailkan ke kami ………………..

4. Harus memiliki ijin tinggal. Hal ini bisa didapatkan dengan cara mendaftar ke universitas atau mendaftar ke lembaga kursus. Ada yang dengan calling visa, ada yang dengan datang dulu ke sini baru membuat ijin tinggal. Terkait caranya maka ada orang-orang yang menyediakan diri untuk mengurus hal itu, dan kami (admin) tidak ada kaitannya dengan mereka. Bagi yang ingin silahkan berhubungan dengan mereka secara khusus, mungkin kami akan berikan kontaknya.

Asy-Syaikh mewajibkan adanya ijin tinggal ini, karena beliau telah sepakat dengan pihak pemerintah Yaman bahwa siapapun yang belajar di sini harus punya ijin tinggal. Beliupun mengikutinya, dan alhamdulillah dipermudah.

Apa yang kami sampaikan ini hanyalah sekedar kepanjangan tangan dari Asy-Syaikh dan bukan kami yang mereka-reka, Asy-Syaikh menentukan demikian karena hal-hal yang dikhawatirkan tersebut telah terjadi, yang membuat beliau tersibukkan dengan hal-hal yang tidak banyak manfaatnya, dan justru mumudharatkan santri beliau yang lain. Dan Ma’had ini adalah ma’had beliau bukan ma’had kami.

Dan tidak ada maksud dari kami untuk membuat diri kami (Asy-Syaikh dan kami) ekslusif, namun sebagaimana alasan yang sudah lewat, untuk menjaga dan melindungi diri kami dari madharat yang dibawa oleh pihak yang ingin mencelakakan.

Semua penerimaan dan penolakan ada di tangan beliau dan bukan di tangan kami. Beliau meminta kami membantu sedikit, maka kamipun bersedia.

Semoga Allah تعالى memudahkan kita semua.

42 responses to this post.

  1. Posted by Imam Mahdi on 08/11/2012 at 09:53

    assalamu’alaikum ya ustadz, untuk persyaratan alhamdulillah ana sudah bisa melengkapinya, lalu bagaimana cara kita menuju ke yaman? melalui apa? bagaimana dengan biaya keberangkatannya serta pengurusan izin tingal? terakhir siapa yg bisa kami hubungi untuk informasi lebih jelasnya lagi? jazaakumullahu khairal jazaa_ ‘ala ihtimaamikum wa waffaqokumullah, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu

    Balas

  2. Posted by Ashabi Latif on 09/11/2012 at 17:02

    Assalaamualaikum, Ustadz ana juga mohon infonya orang yang bisa dihubungi untuk berangkat ke Yaman dan belajar di Ma’had Ma’bar, jazakumullah Khoiron katsiiro

    Balas

  3. bismillah walhamdulillah…apakah ini juga terbuka untuk ikhwanuna yang telah berkeluarga dan ingin mengajak keluarga ke ma’bar bisa minta penjelasanannya akhi…jazakumullahukhoiran

    Balas

    • bisa, saya juga bersama keluarga. Asal dengan catatan memenuhi ketentuan dari Syaikh yan telah disebutkan.

      Balas

      • Posted by abu ayyub pingry on 12/04/2013 at 04:53

        afw ust mau tanya, apa bnr sntri di ma’bar yg sdh brkluarga d.bri uang tunjangan stiap bln nya ?

      • Barakallahu fiik, syaikh -hafizhahullah- memang menyalurkan amanah dari para muhsinin diantaranya berupa tunjangan bulanan ini.
        Karena ini sebagai amanah maka tidak semua orang mendapatkan begitu saja, namun disana ada syaratnya:
        1. Memang benar-benar membutuhkan, tidak ada orang yang menunjangnya, atau kurang tunjangan.
        2. Harus mengujikan hafalan Al-Qur’an, untuk orang yaman minimal 20 juz, untuk orang asing minimal 10 juz.
        3. Jumlahnya tidak sama rata, hal ini sesuai kebijakan syaikh, setelah wawancara dengan orang yang ingin mengambil tunjangan tersebut baru syaikh akan menentukan jumlahnya yang sesuai untuk kebutuhan orang itu.
        Dan sebagai tambahan, karena ini hanya merupakan shadaqah dari muhsinin maka terkadang ada dan terkadang tidak ada. Dan Alhamdulillah, Allah memberi kemudahan, dan tidak menyurutkan semangat thalabul ‘ilm.

  4. Posted by Abu abdirrohman on 28/11/2012 at 11:04

    Bismillah. Kalau yg sdh berkeluarga apa sj persyaratannya? Berapa biaya penginapan disana? Adakah belajar tuk bahasa arab bagi yg blm bisa disaba?
    Jazakumullahukhoion.

    Balas

    • persyaratannya sama, empat hal di atas
      1. indentitas jelas
      2. tidak terkait dengan unsur-unsur yang disebutkan pada point kedua dengan berbagai orang dan cabangnya.
      3. tazkiyah dari ustdaz yang tidak terkait dengan point kedua. Tanpa tazkiyah Syaikh tidak bisa menerima.
      4. sampai sini langsung mengurus ijin tinggal.

      biaya kontrakan beda-beda sesuai bentuk dan besar rumah, rata-rata dari 15.000 real (sekitar 750 rb rupiah) – 25.000 (sekitar 1.200.000 rupiah).
      Bahasa arab bisa belajar dengan para pengajar indonesia di sini.

      Balas

  5. Posted by Khaledo on 10/12/2012 at 22:37

    Bantu ustadz minta nomor yg bisa di hubungi..,jazaakumulloh

    Balas

  6. Posted by Khaledo on 10/12/2012 at 22:40

    Ustadz boleh ngak tholabul ilmy dengan umur 30 thun di mahadx atau di mahad yg sama mahad ustad pimpin,..syukron ajiib

    Balas

  7. Posted by kajiansalafycileungsi on 12/12/2012 at 07:01

    Bismillah Hayyakumullah Izin Copas tulisan2 di Blog ini ust.jazaakallohu Khoiro

    Balas

  8. Posted by muhammad on 12/12/2012 at 12:31

    assalamu’alaykum..afwan ustadz,pa ana boleh minta nomor ikhwan yang bisa dihubungi jika ana ingin ke ma’bar?jazakallohu khoiron

    Balas

  9. Posted by abu saad on 14/12/2012 at 16:52

    assalamu’alaikum
    untuk lulusan stm bisa di terima di sana ??
    afwan, balasannya via email aja
    jazakallah khoir

    Balas

  10. Afwan ustadz, kpd ustadz siapa sajakah yang bisa saya dptkan tazkiyahnya? Bagaimana sy bisa daptkan iqomah? Barokallohufiik.

    Balas

    • seperti yang kami sebutkan dalam artikel, silahkan dicermati ketentuan dari Syaikh yang no.2 , dan pada ketentuan no.3 tazkiyah harus berasal dari para du’at yang tidak terkait dengan pihak-pihak yang disebutkan dalam no.2.
      Pentazkiyah tidak terkait dengan Ihya’ Turots dan berbagai orang dan cabangnya, tidak terkait dengan Abul Hasan Ma’riby, tidak terkait dengan Syi’ah Rafidhah, Tidak terkait dengan jaringan Al-Qaeda dan terorisme, tidak terkait dengan unsur-unsur yang tidak jelas dan merugikan.

      Balas

  11. Afwan, bagaimana kita dapatkan iqomah? Kemudian kepada siapa sajakah kita bisa dapatkan tazkiyah? Barokallohu fiikum

    Balas

  12. masya Allooh…
    anaa minta izin save ya… barokalloohu fikum.

    Balas

  13. Posted by Abu Abdillah on 07/01/2013 at 23:28

    Afwan, biaya 750rb untuk berkeluarga itu perbulan ato pertahun ?

    Balas

  14. assalamu’alaikum ustz ana mau tnya belajar disana pakai biaya apa gratis trus klw kita dri orang awam apa bisa belajar diasana beljar dari nol..cara buat rekomdsi dari ustz dri salafy gimana kita kn belum kenal mereka tlng ustz diblz

    Balas

  15. Posted by andardise on 12/01/2013 at 07:07

    cra buat rekomendsi na gmna ustz

    Balas

    • Rekomendasi bisa didapat dengan:
      Misal antum belajar pada salah satu ustadz salafy seperti ustadz Luqman misalnya, antum datang ke beliau, antum jelaskan kebutuhan antum terkait rekomendasi. Dan dibuat secara tertulis, yang paling mudah ustadz salafy yang kenal antum. Selama ustadz yang dimaui memenuhi ketentuan Syaikh yang sudah disebutkan dalam artikel maka diterima oleh beliau.

      Balas

  16. Assalamu’alaykum…

    ust, ana mau tanya gmana cara kesana nya ? naik travel apa gitu ? udah gitu apa aja yang baiknya dipersiapkan sebelum brangkat ? terus minta no. Hp ikwan yang ada dsana ya…

    dan yang pling pnting gmana dgn kami yang bahasa arab msih pas”an ini ??

    Jazakumullohu khoiron…

    Balas

    • Terkait bahasa arab nanti ada teman2 yang akan membantu membimbing, dan syaikh telah menunjuk guru2 khusus untuk pelajar asing.
      Adapun persiapan dan travel, kami bisa memberikan kontaknya setelah antum memngirimkan scan surat rekomendasi dari ustadz salafy Indonesia, sesuai yang tertulis pada artikel.
      setelah kami yakinkan rekomendasi tersebut sesuai yang ditentukan oleh Syaikh maka akan segera kami kirim kontak pengurus visanya. Kalau tidak sesuai dengan ketentuan maka syaikh tidak mau menerimanya.
      Barakallahu fiik.

      Balas

      • Posted by Al Hasan on 09/07/2013 at 16:23

        afwan ust. sblum ana minta rekomendasi ana mau tnya dulu apakah diantra ustadz-ustadz ini ada yg antum knal sehingga rekomendasi dri bliau2 tsb bsa dtrima syaikh,,

        sperti : ust. Bukhori (pimpinan ma’had dhiyaus salaf plembang,prabumulih) atau ust. Hamam yg jga dipondok ini, atau ust. Zuhair Syarif (pimpinan ma’had qowamus sunnah di bengkulu utara, argamakmur)

        satu lgi ust. bgaimana dgn kita yg mngunakn nama hijrah, apakah didalam surat rekomendasi tsb nama yg dicantumkan nama asli kita(yg sesuai ijazah) atau nama hijrah kita…?

        atas semuanya jazakumullaahukhoiro…

      • 1. Ana sudah kenal lama dengan Ust Bukhari, tafadhal minta rekomendasi ke beliau.
        2. Ahsan memakai nama (asli) sesuai dengan ijazah, kalau mau ditambah ‘alias’ nama hijrah setelah nama asli juga tidak mengapa.

        A’anakallah.

  17. Posted by Wiwiet Wiratmoko on 30/01/2013 at 18:42

    Assalamu’alaikum tadz,, bagaimana dengan biaya belajar dan biaya keseharian di sana. Sukron

    Balas

    • belajar di ma’had darul hadits ma’bar:
      bagi yang tidak membawa keluarga gratis (asrama dan makan)
      bagi yang berkeluarga biaya (kontrakan dan makan) ditanggung sendiri.

      Balas

  18. Posted by Riyan on 24/04/2013 at 07:00

    Bismillah..

    Ana mau tanya, kalau misalnya mau belajar di darul hadits ma’bar, apakah bisa untuk orang yang belum hafal al quran sama sekali?? …………
    barokallahu fiik

    (pertanyaan di edit)

    Balas

  19. asalamualaikum stad
    barokallohufikum

    informasinya bermanfaat sekali.

    ana ingin sekali belajar di sana. saat ini usia ana 25 tahun lulusan STM, apakah masih bisa untk belajar disana. serta bolehkan membayar setengahnya terlebih dahulu….sukron informasinya. jazakallohu khoirn

    wasalamualaikum

    Balas

    • wa’alaikumus salam warahmatullah
      setahu ana maksimal 10 thn dari tahun kelulusan.
      tapi bs terkadang bs juga tidak terbatasi, masing-masing universitas berbeda-beda.
      dan disebagian universitas bisa dibayar setengah dulu (tahun pertama diharapkan full), disebagian yg lain harus full.

      barakallahu fiik.

      Balas

  20. Posted by abu yusuf on 12/01/2014 at 07:04

    assalamualaikum, apakah terdapat ATM di sktr darul hadits ma’bar?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: