Biografi Ringkas Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam 03 (Revisi)i

Kegiatan Asy-Syaikh

Berikut kami sebutkan kegiatan Asy-Syaikh sehari-sehari secara kebanyakan kebiasaan beliau dari pagi sampai pagi:

  1. Setelah shalat subuh sampai terbit matahari atau sekitar jam 7.30 pagi, beliau melakukan muraja’ah Al-Qur’an dan menyimak hafalan Al-Qur’an putra-putra beliau di kamar beliau yang terletak di ujung perpustakaan, terutama Nashr dan Yusuf. Sebagaimana saya lihat sendiri, waktu saya menemui beliau di kamar beliau pada waktu tersebut.
  2. Setelah itu beliau pulang ke rumah melakukan sarapan dan bersih-bersih diri. Kecuali kalau beliau sedang puasa maka tidak sarapan pagi.
  3. Jam 09.00 pagi beliau kembali kekamar beliau, dan melakukan shalat dhuha.
  4. Setelah itu beliau istirahat sekitar 30 menit di kamar beliau (kamar beliau ada dua bagian) untuk mempersiapkan diri menghadapi kegiatan yang akan bertumpuk sepanjang hari nanti.
  5. Setelah itu beliau melanjutkan kegiatan beliau setiap harinya, membahas, meneliti, menulis dan mempersiapkan pelajaran, sampai datang waktu zhuhur. Kecuali ada janji dengan seseorang maka beliau bertemu dengan orang tersebut.
  6. Setelah shalat zhuhur beliau mengajarkan tafsir, pertama membaca tafsir Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’dy setelah itu beliau memberikan tafsir sesuai ilmu yang Allah تعالى anugerahkan pada beliau. Tafsir beliau sungguh menyejukkan kalbu kami, mengandung nasehat, pembahasan ilmiyah dan sebagainya. Kami sedang berusaha mentranskripnya ke dalam tulisan semoga Allah تعالى memudahkan agar bisa direguk faedahnya oleh umat. Jazahullahkhair.
  7. Setelah mengajar tafsir beliau ke kamar beliau di perpustakaan, melayani orang-orang yang inginbertemu beliau, entah dari kalangan pelajar atau tamu orang awam. Beliau mendengar setiap permasalahan yang diajukan kemudian memberikan pemecahan. Satu demi satu masuk sampai antrian habis. Kemudian beliau pulang ke rumah untuk makan siang. Kecuali kalau sedang puasa maka beliau tetap tinggal.
  8. Setelah makan siang beliau kembali ke kamar beliau di perpustakaan dan melanjutkan pembahasan beliau serta menyiapkan pelajaran sampai datang waktu Ashr.
  9. Setelah shalat Ashr beliau mengajarkan Shahih Al-Bukhary dengan penjelasan yang penuh saduran ilmu.
  10. Setelah pelajaran beliau kembali ke kamar beliau dan melayani orang yang ingin bertemu, namun biasanya beliau melihat tingkat pentingnya masalah yang akan diajukan. Karena beliau pada waktu ini sangat sibuk dengan kegiatan penulisan dan menyiapkan pelajaran sampai datang waktu Maghrib.
  11. Setelah Maghrib beliau mengajarkan Shahih Muslim sampai satu jam ke depan. Pelajaran yang meluas yang faedahnya meliputi pembahasan semua bidang dari bahasa, aqidah – manhaj, ilmu ushul fiqih, ilmu hadits dan fiqih. Pelajaran ini sudah dua kali tamat dan sekarang dimulai dari awal lagi. Rekaman pelajaran sedang dalam proses transkrip untuk diterbitkan dalam bentuk buku.
  12. Setelah isya’ beliau menyediakan waktunya untuk mendengar permasalahan umat, siapapun yang datang. Kecuali pada hari Sabtu maka beliau memberikan ceramah nasehat khsusus untuk orang sakit. Hari Ahad untuk meruqyah orang yang memerlukan ruqyah. Selama 1 jam.
  13. Sekitar jam 10 malam beliau kembali ke rumah, dan sepertiga malam terakhir bangun melakukan shalat malam (tahajud). Ini bukan rahasia lagi bagi setiap muridnya.

Beginilah para ulama, waktunya begitu padat, namun teratur dan orangnya disiplin. Sehingga beliau sering menasehati muridnya untuk disiplin dalam hal waktu dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin jangan sampai ada yang terbuang sedikitpun.

Adapun kapan beliau makan malam, maka kami belum tahu pasti, kemungkinan sekitar jam 10 malam ini.

Pelajaran Asy-Syaikh

Ada tiga pelajaran beliau: Tafsir As-Sa’dy (setalah Zhuhur), Shahih Al-Bukhary (setelah Ashr), Shahih Muslim (setelah Maghrib). Semua disiarkan secara langsung di link berikut ini: http://www.olamayemen.net/default_ar.aspx?id=219&Name=%D8%AF%D8%A7%D8%B1_%D8%A7%D9%84%D8%AD%D8%AF%D9%8A%D8%AB_%D8%A8%D9%85%D8%B9%D8%A8%D8%B1_(_%D8%A7%D9%84%D8%B4%D9%8A%D8%AE_%D8%A7%D9%84%D8%A5%D9%85%D8%A7%D9%85_)

Pada malam Kamis terkadang ada nasehat khusus, pada malam Minggu ada nasehat khusus untuk orang sakit (tidak siaran langsung). Semua siarang langsung dengan batasan waktu Yaman.

Biaya Hidup Asy-Syaikh

Mungkin sebagian orang bertanya biaya hidup Asy-Syaikh dari mana? Sepertinya dari kegiatan beliau terlihat beliau tidak mencari penghidupan?

Jawabannya: Secara pasti kami juga tidak mengetahuinya. Pernah kami mendengar bahwa beliau memiliki suatu toko, tapi kami belum tahu pasti. Tapi para donatur juga tidak tinggal diam, mereka lebih suka mendermakan harta mereka untuk menjaga seorang ulama yang menyeiakan waktunya untuk umat. Mereka berpikir harta mudah dicari di setiap tempat, tapi mencetak seorang ulama itu ratusan kali lebih sulit dari mengumpulkan harta. Mereka tidak membiarkan Asy-Syaikh untuk keluar mencari penghidupan dan menelantarkan para pelajarnya. Di sinilah terwujud ta’awun antara ulama dan pemilik harta dalam mengemban dakwah ini.

Bisa kita lihat pada sifat qana’ah beliau, bagaimana beliau dibangunkan rumah, meski beliau tiak menerimanya. Ini juga mengisyaratkan, beliau sangat teliti bagaimana mangatur pengeluaran untuk kepentingan ma’had. Beliau jalankan dana sesuai amanah sang pemberi dana.

Karya Tulis Beliau

Beliau telah menerbitkan sekitar 50 karya tulis, ada yang terkait masalah jin, sihir, perdukunan dan ruqyah, ada yang terkait bantahan terhadap makar orang-orang kafir terhadap islam, ada yang terkait pelurusan kekeliruan masyarakat islam, dan lain-lain. Yang mana tidak bisa kami sebutkan satu per satu di sini.

Makanan Dan Kesehatan Beliau

Beliau sangat memperhatikan kebaikan makanan yang beliau konsumsi. Beliau hanya makan secukupnya makanan yang tidak banyak memudharatkan. Kebanyakannya alami yang tidak mengandung banyak unsur kimia.

Contohnya: ketika mengajar beliau selalu di sediakan sebotol air madu atau jus wortel. Setahu saya beliau tidak minum minuman bersoda, sangat menjaga konsumsinya.

Hasilnya: Kesehatan beliau sangat prima, bertahun tahun di sini belum pernah sekalipun syaikh absen mengajar karena sakit. Sakit beliau yang pernah saya saksikan hanya serak karena kecapekan.

Seorang pengajar aqidah di sini mengatakan pada saya: Asy-Syaikh pernah berkata sendiri: “Aku tidak pernah merasakan butuh berobat ke rumah sakit semenjak 25 tahun.” Subhanallah, Allah تعالى memberikan penjagaan ekstra kepada beliau. Sehingga beliaupun merasa harus lebih banyak beibadah.

Mungkin terkait pribadi Asy-Syaikh kita cukupkan sekian, semoga menjadi pelajaran bagi kita semua, bagaimana kita mentauladani para ulama kita.

7 responses to this post.

  1. Posted by Abu Ahmad Bambang Tripujo on 13/09/2012 at 22:18

    Bismillah.
    Semoga Alloh senantiasa menjaga beliau, syaikh Al Imam. Akh, sepertinya antum harus banyak meluangkan waktu untuk menulis di blog antum ini, sehingga kami bisa turut merasakan manisnya tetesan ilmu, dari sumber yang murni, para ulama ahlus sunnah. Mudah-mudahan Alloh memudahkan anda akh. Kmi tunggu pembahasan-pembahasan yang lain, terutama yang berkaitan dengan aqidah, hukum atau yang lainnya.

    Balas

  2. Posted by Abu Haura Rizki on 28/10/2012 at 12:39

    Jazakumullah khair akhi..
    atas segala informasi Asy Syaikh Al Imam..

    Sampaikan salam dari kami
    ikhwan Fatahillah Depok
    untuk Asy Syaikh Al Imam..
    Semoga Allah Selalu menjaga beliau…

    Barokallahu fiikum

    Balas

  3. Masya Allah biografi beliau sungguh mengandung faedah yang cukup banyak, Semoga Allah selalu menjaga beliau. Afwan ana izin share di blog ana alhikmahoutletblogspot.com. Barakallah fiik. abu ahmad al gorontalo

    Balas

  4. Posted by tran putra on 15/01/2013 at 17:08

    bismillah.
    saya baru saja kurang lebih mengikuti dakwah salaf dan saya ingin benar2 belajar. akh mohon tulisannya di update terus. karna ana suka baca2 blog akh ini.
    Barokallahu fiikum

    Balas

    • insyaallah, mungkin untuk sementara minta maaf, baru mengejar target tugas dari syaikh dan persiapan ujian, insyaallah kami lanjut. Barakallahu fiikum.

      Balas

  5. Posted by tran putra on 15/01/2013 at 17:21

    kurang lebih 7 bulan

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: