Masih Ada Ulama Yaman Untuk Rujukan Saat Fitnah

Pertanyaan: Ucapan sebagian mereka: “Tidak ada di Yaman ulama yang menjadi rujukan ketika ada fitnah.” Apa komentar Asy-Syaikh akan ucapan ini?

Berkata Asy-Syaikh Abdurrahman Al-‘Adny -hafizhahullah-:

Jawabannya barakallahu fiik, semua orang tahu bahwa tidak ada suatu dakwah kecuali ia memiliki ulama (rujukan). Dakwah tasawuf punya ulama, dakwah syi’ah punya ulama, dan juga dakwah ahlus sunnah juga punya ulama dn masyayikh.

Dan negeri Yaman ini, Allah Ta’ala memuliakannya dengan adanya ma’had-ma’had darul hadits dan adanya para ulama dari ahlu sunnah. Maka ucapan sebagian orang bahwa di Yaman tidak ada rujukan, tidak ada ulama yang jadi rujukan ketika ada fitnha adalah ucapan yang salah bathil, yang timbul dari hawa nafsu, timbul dari hawa nafsu.

Oleh karena itu, semua orang tahu bahwa di sana ada masyayikh yang menunaikan dakwah, menyebarkan ilmu dan ta’lim dan membela sunnah.

Oleh karena itu barakallahu fiik, orang yang mengatakan di sana tidak ada ulama, maka dia hanya ingin memaksakan pendapatnya dan ingin memisahkan antara para pemuda dari ulama dn masyayikh.

Alhaamdulillah dakwah ahlus sunnah bukanlah dakwah propinsi, akan tetapi ulamanya tersebar di Yaman dan luar Yaman. Mereka itulah rujukan kita sama saja mereka yang di Yaman atau mereka yang di luar Yaman.

Mereka yang mengatakan tidak ada di sana ulama, mereka didustakn oleh kenyataan. Bahwa ada di sana ulama, dan di sana ada keterangan yang keluar tentang fitnah yang telah lewat, ditanda tangani oleh para ulama dan masyayikh. Dan keterangan itu diterima dan diridahi oleh semua pihak. Lalu bagaimana dalam fitnah Abul Hasan dikatakan telah sepakat para ulama atau para ulama menfatwakan atau memutuskan lalu datang fitnah setelahnya dikarenakan hawa pada jiwa-jiwa, lalu dikatakan tidak ada ulama yang dijadikan rujukan, tidak ada masyayikh yang dijadikan rujukan. Maka ini tidak benar.

Barakallahu fiikum

Lihat: http://forum.dar-sh.com/showthread.php?t=664

 

2 responses to this post.

  1. Bismillah. Ya syaikh, Mudah-mudahan Alloh menjaga anda, kapankah anda berkunjung ke indonesia? Ana cuman mendengar tentang anda dari guru ana, murid anda sewaktu belajar di dammaj. Mudah-mudahan Alloh senantiasa menjaga anda. Tholibul ilmi kecil ini senantiasa mencintai anda karena Alloh.

    Balas

    • Syaikh sering kami singgung tentang kunjungan ke Indonesia, namun beliau selalu menyatakan, tidak bisa meninggalkan Yaman, terkhusus Darul Hadits yang beliau asuh, Kami saksikan kesibukan beliau begitu padat. Semoga Allah menjaga beliau.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: